Minggu, 10 Desember 2017

Pahami 5 Sepatu yang Cocok Bagi Para Pendaki Gunung

Untuk mendaki gunung pastinya Anda akan memilih sepatu gunung yang menyesuaikan dengan fungsinya. Pilihlah sepatu gunung sesuai dengan medan dan keadaan gunung yang akan di daki.

Semua hal diciptakan sesuai kegunaan masing-masing. Begitu pun dengan sepatu. Sepatu yang digunakan untuk naik gunung tidak bisa disamakan dengan sepatu untuk sehari-sehari. Berikut adalah beberapa jenis sepatu gunung sesuai dengan fungsi dan medan pendakian.

1. Hiking Sendal

Hiking sendal merupakan pilihan yang pas bagi Anda yang menyukai pendakian dengan trekking santai. Sendal memiliki bobot yang ringan sehingga tidak cepat membuat anda kelelahan.

Bagi sebagian pendaki, sendal hiking digunakan untuk trekking pendek atau sebagai sepatu cadangan ketika mereka dalam area perkemahan. Kekurangannya adalah sandal tidak memiliki penyangga engkel. Jadi, ketika suatu saat kaki tergelincir atau terjatuh, sandal tidak bisa melindungi engkel anda.

2. Trail Running Shoes

Trail Running Shoes bukan seperti sepatu lari pada umumnya. Sepatu lari ini diciptakan untuk melewati jalur-lajur gunung. Sangat cocok untuk mendaki gunung yang tidak terlalu tinggi dan memiliki jalur trekking yang pendek (1 – 5 mil).

3. Hiking Shoes

Hiking shoes sangat pas digunakan untuk pendakian dengan jalur yang landai dan medan tidak berat. Kerangka model sepatu gunung ini memberikan kenyamanan untuk kaki Anda untuk melewati jalur pendakian yang tidak terlalu terjal. Jalur pendakian Gunung Prau, Papandayan cocok dengan sepatu jenis ini.

4. Mid-Weight Boot

Mid-Weight Boot, sepatu gunung dengan model klasik ini sangat cocok di gunakan untuk naik gunung dengan medan yang cukup berat dan jalur pendakian yang tidak begitu mulus. Sepatu gunung tipe ini sangat sesuai jika digunakan untuk pendakian yang memakan waktu berhari-hari.

5. Heavy Boot

Secara teknis, sepatu Heavy Boot dengan bantalan kaki tinggi memiliki kerangka sepatu yang lebih baik. Umumnya bahan sepatu gunung ini terbuat dari Gore-tex. Kelebihan bahan Gore Tex adalah tahan air, uap tetap bisa menembus lapisan bahan ini, dan tidak mudah lembab. Sangat pas jika Anda mendaki gunung di medan yang berat.

Selasa, 17 Oktober 2017

Inilah 4 Bahan Alami yang Dapat Membasmi Komedo


Komedo muncul akibat terjadinya penyumbatan folikel rambut yang melebar oleh sisa kulit mati, bakteri maupun minyak sebum. Selain dapat mengganggu penampilan wajah, komedo juga kerap dianggap sebagai pemicu muncul jerawat pada wajah.

Jika Anda memiliki masalah dengan komedo, sekarang sudah hadir alat kecantikan bernama 4D Korea yang mampu mengatasi komedo dengan pemakaian yang rutin. Namun untuk hasil yang maksimal cobalah untuk menghilangkannya dengan bahan-bahan alami berikut ini.

Putih telur
Telur berguna untuk mengencangkan dan mengeluarkan kotoran di dalam pori-pori. Ambilah putih telur mentah, lalu oleskan secara tipis di bagian wajah yang berkomedo. Setelah kering, cobalah oleskan kembali putih telur tersebut di tempat yang sama. Biarkan mengering hingga 10-15 menit. Setelah kering bilaslah dengan air hangat.

Teh hijau
Selain menghilangkan kotoran pada pori-pori, teh hijau juga memberikan perlindungan bagi kulit. Campurkan bubuk teh hijau dengan air secukupnya, lalu gosokkan pada kulit berkomedo. Diamkan selama 2-3 menit, lalu bilas dengan air hangat.

Soda kue
Butir-butir pada soda kue adalah pembersih alami kulit dan membantu mengangkat sel kulit mati. Campurkanlah soda kue dengan sedikit air hingga membentuk adonan, lalu gosokkan secara lembut pada kulit yang berkomedo. Biarkan menempel di kulit selama 5-10 menit, lalu bilas dengan air hangat.

Madu dan kayu manis
Ramuan alami ini memiliki dua fungsi utama sebagai penarik kotoran dari pori-pori dan bertindak sebagai antibiotik alami yang bisa membunuh bakteri. Campurkan satu sendok madu dan setengah sendok teh kayu manis. Gosokkan campuran bahan tersebut ke kulit yang berkomedo dengan gerakan jari yang melingkar, lalu bilas dengan air hangat.