Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jepang Butuh 1.000 Perawat dan Pengasuh Orang Tua

Jepang butuh 1.000 tenaga kerja Indonesia terdiri 600 perawat dan 400 pengasuh orang tua (caregiver) dari Indonesia dengan kontrak kerja selama tiga dan empat tahun.

"Ini merupakan permintaan resmi pertama kali dari pemerintah Jepang terhadap tenaga kerja Indonesia," kata Presiden Direktur Japan External Trade Organization (JETRO) Jakarta Center, Kusaoke Sadanobu, pada Seminar Peluang Perdagangan Bilateral Indonesia Jepang, di Manado, Rabu.

Calon perawat dan caregiver sebelum bekerja di Jepang, kata Kusaoke, akan melewati serangkaian tes atau interviu sebelum berangkat ke negeri Sakura tersebut

"Selanjutnya saat tiba di Jepang, tenaga kerja dibekali menyangkut spesifikasi serta memberikan pengetahuan dan keterampilan guna memperoleh sertifikat nasional Jepang,"kata Kusaoke.

Serangkaian tes dan interviu serta pembekalan bagi perawat dan pengasuh, akan dibiayai oleh pemerintah Jepang, lanjut Kusaoke.

Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional Kementerian Perekonomian, Mahendra Siregar, SE MEc, mengatakan, data dari Departemen Tenaga Kerja sudah siap dikirim 300 orang ke Jepang gabungan perawat dan pengasuh.

"Pemerintah Indonesia akan berupaya sampai akhir tahun 2009 dapat memenuhi permintaan 1000 orang tenaga kerja yang secara resmi diminta oleh pemerintah Jepang," kata Mahendra.

Mahendra mengatakan, kerja sama pengiriman tenaga kerja secara resmi tersebut merupakan bagian kesepakatan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Jepang atau Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA).

Dalam seminar tersebut terungkap saat ini ada kurang lebih 1.000 perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 280 ribu orang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Gemmy Kawatu, memaparkan, dalam bidang ekspor, Jepang merupakan negara ketujuh tujuan komoditi Sulut, dengan neraca perdagangan masih surplus bagi Sulut dalam tiga tahun terakhir ini.

Tahun 2005 ekspor ke Jepang 13,46 juta dolar AS dan impor 613,3 ribu dolar AS menghasilkan neraca perdagangan surplus 12,43 juta dolar AS, selanjutnya tahun 2006 ekspor meningkat jadi 27,03 juta dolar AS dan impor 5,6 juta dolar AS dengan neraca perdagangan surplus 11,5 juta dolar AS, dan tahun 2007 ekspor 19,27 juta dolar AS, impor 2,6 juta dolar AS masih surplus bagi Sulut 16,6 juta dolar AS. antara/pur

Share |
"Just for Laughs - Tertawalah Dengan Sepuasnya Sebelum Dilarang !"